Latest Entries »

1. Indahnya Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas 6
Pengarang H. Suyatno, Ekarini Saraswati, T. Wibowo, Sawali,
Penerbit Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional
Tahun 2010
00_sampul_depan.zip Download
01_prelim.zip Download
02_bab1.zip Download
03_bab2.zip Download
04_bab3.zip Download
05_bab4.zip Download
06_bab5.zip Download
07_bab6.zip Download
08_bab7.zip Download
09_bab8.zip Download
10_bab9.zip Download
11_bab10.zip Download
12_lampiran.zip Download
13_sampul_belakang.zip Download
Buku Lengkap (Fullbook) Download

2. Bahasa Indonesia

Kelas 6
Pengarang Dian Sukmawati, Endang Rahmat, Denny Iskandar.
Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2009
00_sampul_depan.zip Download
01_prelim.zip Download
02_bab1.zip Download
03_bab2.zip Download
04_bab3.zip Download
05_bab4.zip Download
06_bab5.zip Download
07_bab6.zip Download
08_bab7.zip Download
09_bab8.zip Download
10_bab9.zip Download
11_bab10.zip Download
12_glosarium.zip Download
13_sampul_belakang.zip Download
kelas6_bind_dian.zip Download
Buku Lengkap (Fullbook) Download

3.Ayo Berbahasa Indonesia

Kelas 6
Pengarang Ida Hamidah, Rosita Rahma., Nunuy Nurjanah, Sri N.
Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2009
00_sampul_depan.zip Download
01_prelim.zip Download
02_bab1.zip Download
03_bab2.zip Download
04_bab3.zip Download
05_bab4.zip Download
06_bab5.zip Download
07_bab6.zip Download
08_bab7.zip Download
09_bab8.zip Download
10_bab9.zip Download
11_bab10.zip Download
12_latihan_ulangan_semstr.zip Download
13_daftarpustaka_lampiran_glosarium.zip Download
14_sampul_belakang.zip Download
kelas6_ayo_brbahasa_indo_ida_hamidah.zip Download
Buku Lengkap (Fullbook) Download

4. Cerdas dan Kreatif Berbahasa Indonesia

Kelas 6
Pengarang Nuny Sulistiany Idris, Tuti Tresnawati
Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2009
00_sampul_depan.pdf.zip Download
01_prelim.pdf.zip Download
02_bab1.pdf.zip Download
03_bab2.pdf.zip Download
04_bab3.pdf.zip Download
05_bab4.pdf.zip Download
06_bab5.pdf.zip Download
07_bab6.pdf.zip Download
08_bab7.pdf.zip Download
09_bab8.pdf.zip Download
10_bab9.pdf.zip Download
11_daftarpustaka_glosarium.pdf.zip Download
12_sampul_belakang.pdf.zip Download
kelas6_cerdas_kreatif_bahasa_indonesia_nuny.pdf.zip Download
Buku Lengkap (Fullbook) Download

5.Bahasa Indonesia

Kelas 6
Pengarang Sri Marheni, Yanti Rahayu, Sri Rahayu
Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2009
00_sampul_depan.zip Download
01_prelim.zip Download
02_bab1.zip Download
03_bab2.zip Download
04_bab3.zip Download
05_bab4.zip Download
06_bab5.zip Download
07_bab6.zip Download
08_bab7.zip Download
09_bab8.zip Download
10_bab9.zip Download
11_bab10.zip Download
12_bab11.zip Download
13_sampul_belakang.zip Download
kelas6_bahasa_indonesia_sri_marheni.zip Download
Buku Lengkap (Fullbook) Download

6.Mantap Berbahasa Indonesia 6

Kelas 6
Pengarang Sri Santoso, Titik Maryuni
Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2009
00_sampul_depan.zip Download
01_prelim.zip Download
02_bab_1.zip Download
03_bab_2.zip Download
04_bab_3.zip Download
05_bab_4.zip Download
06_bab_5.zip Download
07_bab_6.zip Download
08_bab_7.zip Download
09_bab_8.zip Download
10_bab_9.zip Download
11_glosarium.zip Download
12_indeks.zip Download
13_daftar_pustaka.zip Download
14_sampul_belakang.zip Download
kelas6_bind_sri_santosa.zip Download
Buku Lengkap (Fullbook) Download
7. Belajar Bahasa Indonesia Itu Menyenangkan 6  
Kelas 6
Pengarang Ismail Kusmayadi, Nandang R Pamungkas, Ahmad Supen
Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2009
00_sampul_depan.zip Download
01_prelim.zip Download
02_bab_1.zip Download
03_bab_2.zip Download
04_bab_3.zip Download
05_bab_4.zip Download
06_bab_5.zip Download
07_bab_6.zip Download
08_bab_7.zip Download
09_bab_8.zip Download
10_bab_9.zip Download
11_daftar_pustaka.zip Download
12_glosarium.zip Download
13_indeks.zip Download
14_sampul_belakang.zip Download
kelas6_bind_ismail.zip Download
Buku Lengkap (Fullbook) Download
8. Bahasa Indonesia Kelas 6

Kelas 6
Pengarang Sukini, Iskandar
Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2008
00-sampul-depan.zip Download
01-prelim.zip Download
02-bab-1.zip Download
03-bab-2.zip Download
04-bab-3.zip Download
05-bab-4.zip Download
06-bab-5.zip Download
07-bab-6.zip Download
08-bab-7.zip Download
09-bab-8.zip Download
10-daftar-pustaka.zip Download
10-sampul-belakang.zip Download
11-sampul-belakang.zip Download
kelas06_bahasa-indonesia_sukini.zip Download
kelas06_bindo_sukini.zip Download
Buku Lengkap (Fullbook) Download
9. Bahasa Indonesia

Kelas 6
Pengarang Tri Puspitasari, Samidi
Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2008
00-sampul-depan.zip Download
01-prelim.zip Download
02-bab–1.zip Download
03-bab-2.zip Download
04-bab-3.zip Download
05-bab-4.zip Download
06-bab-5.zip Download
07-uas-1.zip Download
08-bab-6.zip Download
09-bab-7.zip Download
10-bab-8.zip Download
11-bab-9.zip Download
12-uas-2.zip Download
13-glosarium.zip Download
14-sampul-belakang.zip Download
kelas06-bahasa-indonesia_samidi.zip Download
Buku Lengkap (Fullbook) Download
10. Bahasa Indonesia

Kelas 6
Pengarang Umri Nur’aini, Indriyani
Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2008
00-sampul-depan.pdf.zip Download
01-prelim.pdf.zip Download
02-bab-1.pdf.zip Download
03-bab-2.zip Download
04-bab-3.pdf.zip Download
05-bab-4.zip Download
06-bab-5.pdf.zip Download
07-bab-6.pdf.zip Download
08-bab-7.zip Download
09-bab-8.pdf.zip Download
10-bab-9.pdf.zip Download
11-bab-10.zip Download
12-uji-kompetensi-akhir-tahun.pdf.zip Download
13-glosarium.pdf.zip Download
14-sampul-belakang.pdf.zip Download
kelas04_bahasa-indonesia_umri.zip Download
Buku Lengkap (Fullbook) Download
11. Bahasa Indonesia Membuatku Cerdas

Kelas 6
Pengarang Edi Warsidi & Farika
Penerbit Pusat Perbukuan Depdiknas
Tahun 2008
04-bab-3.zip Download
05-bab-4.zip Download
06-bab-5.zip Download
07-bab-6.zip Download
08-bab-7.zip Download
09-bab-8.zip Download
10-bab-9.zip Download
12-sampul-belakang.zip Download
kelas06_bahasa-indonesia-membuatku-cerdas_edi.zip Download
Buku Lengkap (Fullbook) Download

Image

Pasca dikukuhkan sebagai kepala sekolah di SD Negeri Kauman 3 kota Blitar oleh kepala Dinas Pendidikan Daerah kota Blitar, kamis (1/3) lalu, Hartono, S.Pd saat ini telah menempati tempat tugasnya yang baru meski masih sekitar satu minggu memegang jabatan barunya. Pihaknya mengaku masih melakukan observasi di lingkungan tempat kerja barunya di lembaga sekolah yang berada di wilayah kelurahan Kauman Kecamatan Kepanjenkidul kota Blitar ini.

Hartono, S.Pd, mantan guru SD Negeri Karangsari I kota Blitar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya rabu siang (7/3) mengatakan, observasi sengaja dilakukan diawal memegang jabatan barunya agar lebih bisa menguasai lingkungan sekolahnya. Diakuinya memang sebelumnya kurang begitu mengenal lingkungan barunya sehingga perlu adanya komunikasi dengan para guru yang ada, utamanya tentang program-program yang telah dicanangkan kepala sekolah yang lama serta mendalaminya agar nanti dapat dilanjutkan.

Hartono menambahkan, karakter anak memang dipengaruhi situasi rumah dan lingkungannya namun berdasarkan pengalaman dalam mendidik anak dibeberapa lembaga sekolah, di SD Negeri Kauman 3 juga hampir sama. Jika ada sebagian anak yang bandel merupakan hal biasa karena menurutnya jiwa anak rata rata seperti itu.

“Jabatan barunya sebagai kepala sekolah merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan baik. “ ujar Hartono.

Pihaknya juga menargetkan untuk bisa meningkatkan mutu pendidikan yang mengarah pada prestasi anak yang lebih baik lagi ditempat kerja barunya ini. (der)

meteor,bumi,marsSteven Hobbs/Stocktrek Images/Corbis

Seorang pengusaha yang juga pemimpin kelompok visioner asal Belanda, Bas Lansdorp membuat reality show bertajuk “Goes to Mars”. Melalui acara ini nantinya dicari empat orang untuk dikirim ke Mars pada tahun 2023 dengan dana yang tidak sedikit yakni mencapai US$6 miliar atau lebih dari Rp56 triliun.

“Siapa yang akan berpaling dari petualangan seperti ini?” tanya Landsdrop dalam situs Mars One. Siapa yang tak kan terpikat untuk melihat, membicarakan, dan ikut terlibat dalam misi terbesar yang belum pernah ada sebelumnya.” Namun, misi sebesar ini ditambahkan Lansdrop dalam sebuah sesi tanya-jawab, memiliki tantangan terbesar dalam hal pendanaan.

Lansdorp meyakini jika seluruh dunia akan mengikuti proyek raksasa ini dari awal. Mulai dari pemilihan astronot hingga pembangunan sebuah tempat tinggal mandiri untuk beberapa tahun kemudian di Mars.

Pemberitaan melalui media akan menjaring perhatian dari masyarakat dan tentunya akan membuka jalan untuk mendatangkan para sponsor dan para investor untuk berpartisipasai dari segi pendanaan. Namun, misi ini adalah perjalanan satu arah. Tak dijelaskan bagaimana nasib astronot terpilih saat akhirnya misi ke Mars tersebut berhasil dilakukan.

Sebenarnya ini bukanlah misi yang baru. Pada tahun 2008 Jim McLane telah mengusulkan untuk mengirim manusia ke Mars. Tapi misi tersebut hanya mengirim satu orang, sementara misi baru ini akan mengirim empat orang. Mars One grup mengatakan “Jika setelah misi perjalanan pertama ini berhasil dan Mars terbentuk, ini akan menjadi jauh lebih mudah untuk membuat roket kembali dari sana.”

Lebih lanjut Mars One grup mengungkapkan bahwa pihaknya telah memperkirakan dan mendiskusikan dengan para penyandang dana bahwa misi ini akan membutuhkan dana US$ 6 miliar.

Biaya yang harus dikeluarkan demi mempersiapkan segala sesuatunya yang dibutuhkan, sebelum mengirim orang ke Mars jelas menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu saat ini para tim sedang mempersiapkan rencana studi yang sangat kuat. “Jika kita dapat meyakinkan para sponsor dan investor bahwa misi ini benar-benar akan terjadi, maka mereka pun akan percaya untuk membantu membiayai misi ini,” kata Lansdorp.

Demi menyukseskan misi ini, pihak Mars One benar-benar akan membuat pemberitaan melalui media secara besar-besaran. Dengan begitu, saat pertama kali meluncurkan manusia ke Mars dan ketika mendarat maka seluruh dunia akan menyaksikannya. Setelah itu semakin banyak orang yang tertarik untuk melihat bagaimana kabar “Manusia di Mars.”

Rencananya Mars One akan menggunakan teknologi SpaceX Falcon 9 Heavy sebagai kendaraan peluncuran. Kendaraan dan ruangan sebagai tempat tinggal akan dibangun Thales Alenia Space. Sebagai alat pendaratan menggunakan varian the SpaceX Dragon. Sementara untuk inflatable habitat (ruangan yang digunakan sebagai tempat tinggal bagi penjelajah ruang angkasa) akan dibangun ILC Dover.

Rover Vechicle (kendaraan berukuran sebuah mobil kecil dan memiliki 12 roda yang membuatnya bisa bergerak ke arah mana saja di Bulan) dibuat oleh MDA Space Missions. Sedangkan pakaian antariksa yang khusus digunakan para astronot ini akan dibuat oleh Paragon.

Siapa yang nantinya akan pergi? Pada akhir tahun ini akan diumumkan 40 kontestan yang terpilih dan nantinya akan terpilih empat kontestan saja yang akan benar-benar menjalankan misi pergi ke Mars. Selama proses pemilihan dan pelatihan ini seluruhnya akan disiarkan melalui televisi secara langsung dan suara (voting) dari pemirsa yang akan menentukan siapa yang akan berangkat ke Mars.
Sumber:

http://nationalgeographic.co.id/berita/2012/06/reality-show-goes-to-mars-wujudkan-mimpi-tinggal-di-mars-tahun-2023

Syeikh Abdul Wahab Asy-Sya’rani:

Perlu anda ketahui wahai saudaraku, bahwa adab (etika) Seorang murid secara keseluruhan tidak dapat dihitung jumlahnya, dan tidak dapat dijelaskan secara detail. Akan tetapi berikut akan saya sebutkan sekilas tentang adab yang patut untuk dilakukan seorang murid.

Pada dasarnya, tugas seorang guru terhadap murid hanyalah berusaha mengeluarkan untuk si murid apa yang masih terpendam di dalam jiwanya, dan bukan yang lain. Sebab Allah Swt. telah menebarkan pada setiap ruh (jiwa) sifat-sifat terpuji dan tercela yang berhubungan dengan orang yang bersangkutan. Maka segala sesuatu yang diperintah atau dilarang oleh sang guru mesti berkaitan dengan apa yang terpendam dalam jiwa tersebut.

Seorang guru tidak akan memberikan kepada Si murid apa yang di luar jiwanya. Sebab seorang murid pada tahap pertama ibarat sebutir benih yang menyimpan segala rahasia, dimana benih itu akan menjadi pohon kurma misalnya, atau jadi pohon yang lain. Perjalanan Si murid dalam menempuh tarekat ini akan benar dan jujur atau akan menjadi pendusta tergantung pada benih yang ada. Kalau si murid ini menjadi seorang yang benar dan jujur, maka dari “batang pohon” itu akan mengeluarkan ranting yang bakal berbuah, dimana buah tersebut akan menyenangkan semua orang yang ada di sekitarnya, dan mereka pun makan dari buahnya, bahkan buahnya akan tersebar ke seluruh penduduk daerah dan negerinya. Semua orang mengambil manfaat dari pohon tersebut.

Kejujuran dan kebaikannya akan tampak pada semua orang, baik di kalangan umum maupun tertentu, bahkan kalau misalnya ia ingin menutupi kebaikannya agar tidak diketahui mereka, ia pun tidak akan sanggup melakukannya. Begitu sebaliknya, jika ia seorang murid yang bohong dalam cintanya terhadap jalan yang ia tempuh, maka “batang pohon” kebohongan dan kemunafikannya akan bercabang, sehingga dirasakan oleh semua orang yang ada di sekitarnya, tersebar ke seluruh daerah dan negerinya. Kebohongan, kemunafikan dan pamernya akan kelihatan pada semua orang. Bahkan kalau berpura-pura menampakkan kejujuran ia tidak akan sanggup melakukannya.

Sebab perbuatannya yang rendah akan mendustakan segala pengakuannya, dan pada akhirnya semua aibnya akan terbuka dan tersingkirkan dari jalan menuju Allah. Ia akan terlempar ke pemahaman orang-orang awam, sebagai hukuman atas kebohongannya terhadap tarekat menuju Allah Azza wa Jalla. Dan barangkali Allah pernah memberinya keharuman dan kejujuran kemudian diambil kembali oleh Allah. Kemudian semua orang akan berkata, “Si fulan telah terusir dari tarekat kaum fakir (sufi), sehingga tidak ada semerbak keharumannya lagi.” Akhirnya ia hanya sekadar mengenakan serban panjang, memelihara rambut hingga panjang, mengenakan pakaian wol (pakaian khas kaum sufi), dan berhias dengan pakaian kaum sufi, sementara manusia melihatnya telanjang dari adab, dan hampir semua perilaku negatifnya tidak bisa dirahasiakan dan siapa pun.

Maka bangunlah segala perkara anda atas dasar kejujuran dalam mencari tarekat (jalan menuju Allah), sebab kalau tidak, maka anda akan dijauhi oleh tarekat sekalipun dalam waktu yang cukup lama. Semoga Allah senantiasa memberi petunjuk kepada anda.

Jika anda telah tahu akan hal itu, maka sekarang saya mulai berbicara, — dan hanya Allah Yang memberi pertolongan: Diantara perilaku seorang murid adalah harus memiliki kejujuran dalam mencintai seorang guru. Sebab gurulah yang akan menunjukkannya ketika ia sedang menempuh perjalanan dalam hal-hal yang gaib. Ia ibarat seorang penunjuk jalan bagi jamaah haji ketika di kegelapan malam. Tentu saja kecintaan itu mengharuskan seseorang untuk selalu taat, demikian sebaliknya, tidak adanya kecintaan itu ditunjukkan dengan selalu menyalahi dan menentang perintah guru. Maka barangsiapa menentang orang yang menunjukkannya ia akan tersesat dan perjalanannya akan terhenti, dan pada akhirnya akan hancur.

Kejujuran dalam mencintai seorang guru hendaknya tidak ada yang sanggup memalingkannya, bahkan tidak ada pedang dan segala yang menyakitkan sanggup mengusirnya. Ada diantara orang yang mengaku dirinya jujur dalam mencintai guru dan saudara-saudaranya dalam tarekat, bahkan katanya tidak ada yang sanggup memalingkannya sekalipun mereka harus menjauhi dan tidak menyapanya tanpa ada alasan yang dibenarkan. Berita ini akhirnya tersebar ke semua orang, baik di kalangan orang-orang awam maupun orang-orang tertentu. Suatu ketika ia berdiri dan melantunkan bait syair di depan kaum fakir (sufi).

Andaikan mereka menyiksaku setiap hari dan setiap malam
tanpa kesalahan apa pun tentu hal itu membuatku senang dan rela

Kemudian ada salah seorang dari para murid yang cerdik membantahnya dengan mengatakan, “Anda berbohong!” Akhirnya ia gundah dan pikirannya kacau lalu ia duduk. Apa yang ada dalam benaknya cukup kelihatan di raut wajahnya. Akhirnya para murid sufi sepakat, bahwa ia adalah pembohong, lalu mereka berkata kepadanya: “Bagaimana anda bisa mengatakan sebagaimana yang anda katakan tadi, sementara pikiran anda telah kacau hanya karena omongan sebagian orang yang mengatakan anda adalah pembohong?! Apabila anda tidak sanggup memikul satu beban saja, lalu bagaimana anda akan sanggup memikul beban untuk selalu disiksa setiap hari dan setiap malam tanpa ada kesalahan apa pun yang anda lakukan sebelumnya?! Akhirnya orang yang sekadar mengaku jujur dalam cintanya ini beristigfar dan mengakui kebohongannya.

Maka benar-benar jujurlah —wahai saudaraku— dalam mencintai sang guru, anda akan mendapatkan segala kebaikan. Semoga Allah senantiasa memberi petunjuk kepada anda.

Dan diantara adab seorang murid, hendaknya tidak ikut masuk ke dalam perjanjian (sumpah) seorang guru (tarekat) sampai ia lebih dahulu bertobat dari segala dosa, baik dosa secara lahir maupun batin. Misalnya menggunjing, minum-minuman keras, dengki, iri hati dan lain-lain. Ia juga harus bisa rela terhadap semua lawan yang berusaha merampas harga diri maupun harta. Sebab hadirat tarekat Galan menuju Allah) adalah hadirat Allah Azza Jalla. Maka barangsiapa tidak menyucikan diri dari segala dosa, baik lahir maupun batin, maka tidak dibenarkan ia masuk ke hadirat ini. Ia ibarat orang yang mau menjalankan ibadah shalat, sementara di tubuh atau pakaiannya terdapat najis yang tidak bisa dimaafkan, atau karena tempatnya jauh dari air sehingga tidak bisa disucikan dengan air, tentu saja shalatnya tidak sah. Demikian pula orang yang mau masuk ke dalam tarekat dengan kondisi kotor dengan dosa, maka ia tetap batal, sekalipun gurunya termasuk tokoh para wali. Ia tidak akan sanggup mengantarkannya dan berjalan bersamanya untuk menuju tarekat Ahlullah sekalipun hanya selangkah, terkecuali sebelumnya telah menyucikan diri dari segala dosa.

Poin ini rupanya banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Mereka tergesa-gesa mengambil sumpah (janji) sang murid, sementara pada diri sang murid masih banyak dosa, baik lahir maupun batin, terutama yang menyangkut hak-hak para hamba dalam masalah harta maupun harga diri sehingga tidak akan ada manfaatnya dalam menempuh tarekat. Saya pernah mendengar Tuan Guru Ali al-Khawwash — rahimahullah — mengatakan: “Tarekat (jalan) orang-orang yang menuju kepada Allah adalah ibarat mau masuk surga. Maka sebagaimana yang terdapat dalam Hadis sahih, tidak seorang pun dari calon penghuni surga diperkenankan masuk ke dalam surga sementara pada dirinya masih ada hak anak cucu Adam. Maka demikian pula orang yang mau masuk ke dalam tarekat Allah Azza wa Jalla.”

Kemudian definisi tobat adalah kembali dan apa saja yang secara hukum (syariat) itu tercela menuju kepada apa yang secara hukum itu terpuji. Sehingga masing-masing orang yang bertobat akan memiliki tingkatan-tingkatan tersendiri. Bisa jadi apa yang menurut seseorang hal itu terpuji, tapi justru orang lain malah menganggapnya tercela, lalu bertobat dan beristigfar dari hal yang menurut orang pertama tersebut terpuji. Ini termasuk bagian dari, “Kebaikan orang-orang yang baik (al-abrar) adalah kejelekan bagi orang-orang yang didekatkan kepada Allah (al-mu qarrabin).”

Perlu anda ketahui, bahwa orang yang selalu melakukan hal-hal yang menyalahi aturan syariat, makan hal-hal yang menjadi kesenangan nafsu, dan senantiasa bergelut dengan hal-hal yang diharamkan, maka jarak antara orang ini dengan tarekat menuju Allah, ibarat jarak antara langit dengan bumi. Kemudian anda harus tahu, bahwa perilaku dari nafsu adalah selalu mengaku dengan pengakuan palsu. Barangkali ia mengaku benar-benar hertobat dengan sejujurnya, tapi pengakuannya hanya kebohongan. Maka hal itu tidak bisa diterima kecuali dengan kesaksian seorang guru akan kejujurannya dalam segala tingkatan spiritual yang diakuinya telah bertobat, sampai pada akhirnya ia mencapai pada tingkatan bertobat dari tindakan lengah dan kesaksian diri akan Tuhannya sekalipun hanya sekejap mata. Kemudian dari tingkatan ini naik lagi ke tingkatan yang lebih tinggi, yaitu mengagungkan Allah Swt. untuk selama-lamanya, yang tidak pernah berhenti sekejap pun untuk mengagungkan-Nya. Inilah tingkatan akhir dan apa yang kaum sufi katakan tentang tingkatan-tingkatan tobat.

Pada awalnya bertobat dari segala dosa besar, kemudian pada tingkatan bertobat dan dosa-dosa kecil, kemudian dan hal-hal yang tidak disenangi secara syariat, kemudian meninggalkan hal-hal yang apabila dilakukan akan melanggar keutamaan, kemudian bertobat dan tidak lagi melihat kebaikan-kebaikannya, kemudian bertobat untuk tidak lagi melihat dirinya termasuk kelompok kaum fakir sufi di zaman ini. —Dan hanya AllahYang Mahatahu.

Dan diantara perilaku seorang murid, hendaknya selalu melakukan mujahadat (perjuangan spiritual) untuk memerangi nafsunya. Maka selamanya ia tidak akan pernah kompromi dengan nafsunya. Syekh Abu Ali ad-Daqqaq — rahimahullah — mengatakan: “Barangsiapa menghiasi lahiriahnya dengan mujahadat maka Allah akan menghiasi batinnya dengan musyahadat (kesaksian diri kepada Tuhannya). Maka barangsiapa pada tahapan awal tidak melakukan mujahadat pada diri (nafsu) nya, maka ia tidak akan bisa mencium bau tarekat menuju Allah. ”Sebab telah menjadi ciri khas kaum sufi yang menempuh tarekat kepada Allah, apabila seorang hamba tidak mau memberikan hak tarekat secara keseluruhan maka tarekat juga tidak akan memberinya sekalipun hanya sebagian.

Abu Utsman al-Maghribi — rahimahullah — mengatakan:
“Barangsiapa mengira, bahwa ia akan dibukakan sedikit dari tarekat Ahlullah tanpa dengan mujahadat, maka ia benar-benar menginginkan hal yang mustahil.”

Abu Au ad-Daqqaq — rahimahullah — mengatakan: “Barangsiapa di permulaannya tidak memiliki penyangga maka di akhirnya tidak akan menemukan kedudukan.”

Hasan al-’Arar berkata: “Tarekat kaum sufi ini dibangun atas tiga dasar: Seorang murid tidak makan kecuali bila sangat membutuhkan, tidak akan tidur kecuali bila sudah terkalahkan oleh kantuk, dan tidak akan berbicara kecuali bila secara hukum dianggap darurat.”

Ibrahim bin Adham — rahimahullah — mengatakan: “Seseorang tidak akan mendapatkan tingkatan orang-orang saleh sehingga pada dirinya terdapat enam hal: Selalu berjuang melawan nafsu, hina karenanya, tidak tidur di malam hari, lebih suka sedikit dengan masalah duniawi, senang ketika ditinggalkan dunia, dan memperpendek angan-angan.”

Sementara itu asy-Syibli — rahimahullah — memukuli dirinya dengan potongan rotan bila rasa kantuk tiba, sampai habis satu ikat ketika menjelang Subuh. Ia sering kali memberi celak matanya dengan garam sehingga tidak bisa tidur. Ia juga sering memukulkan kedua tangan dan kakinya ke dinding bila tidak menemukan alat untuk memukuli dirinya. Ia berkata, “Tidak ada sesuatu yang berusaha menghalauku kecuali aku berhasil menundukkannya.”

Hal-hal seperti ini tidak semestinya seseorang melawan dan menyudutkan orang-orang yang melakukannya, karena hal ini bagi mereka dianggap dari bagian mencari alternatif yang paling ringan risikonya dari dua alternatif yang sama-sama berbahaya.

Mereka melihat, bahwa menanggung penderitaan sakit di tubuh dianggap lebih ringan risikonya daripada menanggung beban penderitaan karena lupa akan Tuhannya akibat tidur atau yang lain. Ini sebaliknya pendapat yang dipilih oleh selain kaum sufi. — Dan hanya Allah Yang Mahatahu.

Diantara perilaku yang harus dilakukan seorang murid, hendaknya tidak berbicara dan juga tidak diam kecuali bila secara hukum dianggap darurat atau diperlukan. Mereka telah menganggap bahwa sedikit bicara adalah salah satu dan sendi-sendi latihan spiritual (riyadhat). Bisyr bin al-Harits al-Hafi mengatakan: “Apabila berbicara itu membuat anda kagum, maka diamlah. Dan apabila diam itu membuat anda kagum maka berbicaralah. Sebab pada pembicaraan terdapat bagian dan kepentingan din dan menampakkan sifat-sifat terpuji.”

Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. sering kali meletakkan kerikil di dalam mulutnya, sehingga ia bisa mengurangi berbicara. Ketika ia ingin berbicara yang tidak ada manfaatnya maka ia ingat dengan kerikil yang ada di mulutnya. Konon katanya, ia meletakkan kerikil di mulutnya selama setahun.

Rasulullah Saw bersabda: “Manusia dijungkir-balikkan kepalanya di neraka hanya karena hasil panen lidahnya.”

Diantara perilaku yang harus dilakukan para murid adalah sering kali merasakan lapar dengan cara yang dibenarkan oleh syariat. Poin ini merupakan poin yang ditekankan dalam menempuh tarekat. Sebagaimana Allah telah menjadikan wukuf di Arafah bagian rukun yang terpenting dalam pelaksanaan ibadah haji, maka Nabi Saw mengatakan, “Haji adalah Arafah.” Maka orang-orang yang menempuh jalan Allah menjadikan lapar adalah jalan menuju Allah.

Sumber:

http://www.sufinews.com/index.php/Artikel/adab-seorang-murid.sufi

Lonesome GeorgeKura-kura raksasa Kepulauan Galapagos, Lonesome George ditemukan mati di Taman Nasional Galapagos oleh perawatnya pada Minggu (24/6) waktu setempat.

Kabar resmi dari Taman Nasional Galapagos menyebut Lonesome George adalah jenis terakhir subspesies kura-kura Pulau Pinta (Chelonoidis nigra abingdoni).

Kelangkaan dan keunikan George membuat dia menjadi ‘duta besar’ kepulauan yang berada di lepas pantai Ekuador, Amerika Selatan itu.

Kepulauan Galapagos dikenal sebagai rumah berbagai spesies hewan dan tanaman unik yang menolong Charles Darwin mengembangkan idenya terkait teori evolusi makhluk hidup.

Tidak satu orang pun yang mengetahui usia Lonesome George, namun para ilmuwan memperkirakan George berusia lebih dari 100 tahun.

Usia George itu tidaklah terlalu tua untuk kura-kura sejenisnya yang diketahui bisa hidup melampaui usia satu abad.

Kematian George menjadi kehilangan besar bagi para ilmuwan yang berharap dia masih bisa bertahan setidaknya untuk beberapa dekade ke depan.

Upaya pelestarian

Sebenarnya upaya untuk melestarikan spesies Lonesome George terus dilakukan sejak para ilmuwan menemukan George pada 1972 lalu, namun semua upaya itu menemui kegagalan.

Upaya awal adalah ‘menjodohkan’ George dengan dua ekor kura-kura betina dari Gunung Berapi Wolf. Sayangnya telur yang dihasilkan ternyata tidak subur.

Kemudian dua ekor kura-kura dari Kepulauan Espanola yang memiliki garis kekerabatan terdekat dengan George didatangkan tahun lalu.

Sayangnya sebelum upaya ‘penjodohan’ ini berhasil, George sudah terlebih dulu menghembuskan nafas terakhirnya.

Pihak Taman Nasional Galapagos menyatakan segera melakukan penyelidikan atas kematian Lonesome George yang sudah menjadi maskot Galapagos.

Sejak kedatangan manusia ke kepulauan itu, jumlah kura-kura raksasa menurun secara signifikan.

Namun usaha penyelamatan yang dilakukan Taman Nasional dan Yayasan Charles Darwin cukup berhasil menambah kembali populasi kura-kura ini.

Secara umum seluruh populasi kura-kura raksasa Galapagos meningkat dari hanya 3.000 ekor pada 1974 menjadi 20.000 ekor saat ini.

Sumber:

http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2012/06/120625_lonesomegeorge.shtml

paes ageng,solo,yogyakarta

Olivia Lewi

Sebanyak 23 pengantin wanita dengan menggunakan tata rias dan busana “Paes Ageng” Keraton Yogyakarta dan Solo berjalan kaki di sepanjang Malioboro, Yogyakarta, Selasa (26/6). Meski terik matahari menyengat, masyarakat sekitar sangat antusias menonton peragaan busana dan tata rias kaum bangsawan keraton yang sangat jarang dipertontonkan.

“Tata rias dan busana paes ageng kedua keraton ini dimaksudkan untuk mengenalkan budaya Jawa khususnya budaya Keraton. Selama ini, busana tata rias keluarga Raja jarang dipertontonkan ke masyarakat umum,” ujar Koordinator Acara, Ryan Budi Nuryanto, di acara Parade Paes Ageng On the Street Nol KM with FKY XXIV, Selasa (26/6)

Dengan parade ini, ingin ditunjukkan bahwa busana dan tata rias kerajaan bisa digunakan masyarakat umum. Paes ageng adalah busana yang memiliki kain batik dengan warna dasar tertentu misalnya warna hijau Gadung Mlati, dengan motif alas-alasan yang diprada (dilukis dengan air emas).

Terciptanya busana pengantin ini diperkirakan setelah adanya Perjanjian Giyanti. Waktu itu, seluruh gaya busana dari Keraton Surakarta Hadiningrat dibawa ke Keraton Yogyakarta Hadiningrat sebagai hadiah dari Susuhan Paku Buwono II kepada putranya, Pangeran Mangkubumi.

Hadiah ini merupakan wujud penghargaan kepada Pangeran Mangkubumi yang telah menang perang dengan Belanda dan berhasil memperoleh tanah kembali (saat ini menjadi Yogyakarta). Pangeran Mangkubumi pun akhirnya diangkat menjadi Raja Yogyakarta pertama dengan gelar Sri Sultan HB I.

Setelah peristiwa itu, Keraton Surakarta Hadiningrat membuat desain (gagrak) baru dengan pola bergaya barat. Biasanya busana baru ini kita kenal dengan nama beskap, langenharjan, baju teni.

Pada zaman dulu, busana dan tata rias paes ageng Keraton Yogyakarta dan Solo hanya boleh dikenakan oleh kerabat raja. Untuk di Yogyakarta, baru pada masa Sultan HB IX atau tahun 1940, masyarakat umum diijinkan memakai busana ini dalam upacara pernikahan.

“Sampai saat ini paes ageng sudah digunakan masyarakat Jawa pada umumnya saat upacara pernikahan. Paes ageng ini memiliki makna filosofi sendiri yang terkandung dalam setiap detail wajah, busana, dan aksesorinya,” ungkap Ryan.

Perias Hanifa, mengungkapkan bahwa paes ageng memiliki makna sakral. Sebelum merias pengantin wanita, perias wajib berpuasa sebelum menjalankan acara. Tujuan utamanya adalah mengendapkan perasaan untuk membersihkan jiwa dan menguatkan batin agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dan terhindar dari petaka.

“Masyarakat Jawa percaya bahwa kebersihan dan kekuatan batin juru rias akan menjadikan pengantin yang diriasnya cantik, molek, dan bersinar,” katanya.

Salah satu peserta paes ageng, Oky Sundari, mengaku bangga menggunakan busana dan tata rias busana kerajaan ini. Ia berharap, dengan parade ini, masyarakat lebih mengenal secara dekat dan detail busana dan tata rias paes ageng. Tak hanya itu, dengan memperkenalkan busana ini, aset budaya Jawa akan tetap terpelihara.
Sumber:

http://nationalgeographic.co.id/berita/2012/06/menguak-sejarah-tata-rias-dan-busana-paes-ageng-keraton-yogyakarta-dan-solo

menawarkan beberapa tipe pekerjaan:

1. Pekerja Tetap – Regular Full-Time Employee (FTE)
2. Pekerja Kontraktor – Purchase Order Vendors (POV)
3. Pekerja Magang – Intern
4. Pekerja Reporter Lepas – Stringer
5. Pekerja Beasiswa – PPIA dan VOA Broadcasting

Ada beberapa cara untuk dapat bekerja di Voice of Amerika Seksi Indonesia, antara lain adalah silahkan mengunjungi http://www.usajobs.com atau http://www.opm.gov.
1. Regular Full-Time Employee - International Broadcaster

Deskripsi Pekerjaan:
IB melakukan banyak peran/tugas penting dalam proses siaran. Tugas-tugas tersebut adalah sebagai reporter, penulis naskah, penerjemah, moderator, produser dan juga penyiar. Tugas juga meliputi sebagai supervisor dan kepala tim; memberikan motivasi dan memimpin staf lainnya.
Status:
IB adalah pegawai pemerintah federal yang bekerja untuk International Broadcasting Bureau (IBB). Sebagai IB, karyawan mendapat berbagai tunjangan dari pemerintah, antara lain: asuransi kesehatan, liburan dan cuti sakit, pensiun, dsb.
Visa dan Izin Kerja:
IB harus memiliki visa dan izin kerja yang sah untuk bekerja di Amerika Serikat (bagi yang bukan warga negara Amerika). Dalam hal tertentu, VOA akan mensponsori pemberian visa J-1 kepada mereka yang bukan warganegara Amerika dan terpilih/terseleksi menjadi IB.

Persyaratan:

IB harus lancar berbahasa Indonesia dan memahami dengan baik bahasa Inggris, baik lisan maupun tertulis. IB harus memiliki pengetahuan mengenai pemerintahan, politik, kebudayaan, dan wawasan dunia, baik di Amerika Serikat dan Indonesia. Calon IB harus memiliki pengetahuan setaraf lulusan sarjana Ilmu Komunikasi. Pengalaman dalam jurnalisme penyiaran atau bidang terkait diperlukan pada hampir semua tingkat/golongan IB. Pekerjaan IB meliputi menulis dan mengedit dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Calon harus lulus ujian tertulis yang menunjukkan kemampuannya untuk menerjemahkan dan mengadaptasi/menyadur bahan-bahan siaran.

Cara Mendaftar:
Silakan lihat pengumuman lowongan kerja di website VOA bagian personalia:
http://www.bbg.gov/about/jobs/index.html

Surat lamaran harus ditulis dalam bahasa Inggris dengan menerangkan pengetahuan, keahlian, dan kemampuan yang dimiliki sesuai dengan yang disebutkan dalam pengumuman, dan melampirkan resume atau CV. Kirimkan surat lamaran dan Resume Anda ke:
IBB – Office of Personnel
Delegated Competitive Examining Unit
Room 1543
330 Independence Ave SW, Washington, DC, 20237
Jangan kirimkan langsung ke VOA Indonesia
Kompensasi:
Karyawan akan menerima gaji berdasarkan tingkat keahlian, ditentukan oleh sistem penggolongan menurut GS.

2. Contractor – Purchase Order Vendor (POV)
Deskripsi Pekerjaan:

POV adalah pegawai tidak terikat yang bertugas menerjemahkan, meneliti, menulis dan membaca naskah berita yang layak siar. Mereka terlibat dalam seluruh aspek proses siaran radio dan televisi. POV dapat pula terlibat dalam produksi televisi dan pengelolaan website serta layanan email. Selain itu, POV dapat juga mengerjakan proyek khusus seperti kampanye promosi VOA.
Status Pekerjaan:
POV berlaku sebagai kontraktor atau konsultan. Ini berarti mereka tidak menerima tunjangan seperti asuransi kesehatan atau bayaran saat cuti. POV mendapat honor sesuai order kerja yang bersifat tetap.
Visa dan Izin Kerja:
Untuk menjadi POV, calon harus merupakan warga negara AS atau memiliki izin kerja yang sah di AS. VOA tidak memberikan bantuan untuk izin kerja bagi kontraktor. Mahasiswa, atau mereka yang baru lulus dan memiliki visa F atau J dapat menjadi POV dengan menggunakan izin OPT (Optional Practical Training) melalui institusi akademik mereka.
Persyaratan:
POV harus lancar berbahasa Indonesia dan memiliki pengetahuan bahasa Inggris yang baik, serta mengenal budaya dan politik AS. Latar belakang dalam bidang komunikasi lebih diutamakan. Calon harus melewati ujian yang terdiri dari empat bagian untuk menunjukkan kemampuan mereka menerjemahkan, menulis dan membaca berita. Bila terpilih, calon harus melalui pemeriksaan latar belakang dan keamanan sebelum mulai bekerja.
Pendaftaran:
Kirimkan resume dan cover letter Anda ke Norman Goodman, Kepala VOA Indonesia via email di alamat ngoodman@voanews.com. Setelah seleksi tahap pertama, calon akan diundang untuk mengikuti wawancara dengan seorang perwakilan dari VOA. Bila lolos, calon akan mengikuti ujian yang hasilnya akan diumumkan dalam waktu satu minggu.
Kompensasi:
Berkisar antara 20 hingga 25 dolar untuk setiap jam, tergantung pada kewajiban dan pengalaman kerja sebelumnya.
 
3. Intern – Pekerja Magang
Pekerja magang pada umumnya adalah para mahasiswa yang menjadi pengalaman kerja di bidang jurnalistik.
Deskripsi Pekerjaan:
Pekerja magang terlibat dalam pengumpulan informasi dan penerjemahan. Mereka juga berpeluang terlibat langsung dalam penyiaran televisi dan radio.
Status Pekerjaan:
Pekerja magang tidak mendapat fasilitas dan bekerja tanpa kompensasi.

Visa dan Izin Kerja:
Pekerja magang harus warga negara Amerika atau memiliki izin kerja yang sah di Amerika. Para mahasiswa dengan visa F atau J dapat bekerja sebagai pekerja magang.
Persyaratan:
Pekerja magang harus memperlihatkan kemahiran berbahasa Indonesia, memiliki pengetahuan yang baik mengenai bahasa Inggris, dan kebudayaan serta politik Amerika. Lebih disukai apabila memiliki latar belakang di bidang komunikasi atau jurnalistik.
Cara Melamar:
Silakan berkunjung ke website personalia berikut:
http://www.voa.gov/interns

Calon harus mengirimkan resume beserta surat pengantar pada waktu yang ditentukan kepada:
Janice Albritton-Pollock
International Broadcasting Bureau
330 Independence Ace SW, Rm. 1543, Washington, DC, 20237
Harap nyatakan minat Anda untuk bekerja di VOA Indonesia dan kemampuan bahasa Anda, juga kapan Anda siap bekerja. Calon harus memasukkan lamaran sekurang-kurangnya 4-6 minggu sebelum memulai bekerja.
Kompensasi:
Pekerja magang memperoleh pengalaman kerja tanpa kompensasi.

4. Stringer
Deskripsi Pekerjaan:

Stringer di Indonesia melakukan riset, menulis serta mengisi suara untuk materi siaran mereka. Mereka mengirimkan laporan bagi VOA Indonesia di Washington, DC, dan mendapat imbalan bila laporan diudarakan.
Status Pekerjaan:
Stringer diangkat sebagai reporter lepasan dan dibayar sesuai pekerjaan yang dihasilkan. Stringer dapat memperoleh kartu tanda pengenal pers dari VOA. Stringer tidak mendapatkan tunjangan seperti asuransi kesehatan ataupun mendapat bayaran ketika cuti.
Visa dan Izin Kerja:
Stringer melaksanakan semua aspek yang menyangkut pekerjaan mereka di Indonesia, karenanya tidak memerlukan izin kerja dari pemerintah Amerika.
Kualifikasi:
Stringer harus menunjukkan kefasihan dalam Bahasa Indonesia serta memiliki latar belakang jurnalistik. Kebanyakan stringer VOA bekerja untuk organisasi pers cetak atau elektronik di Indonesia. Calon stringer haruslah wartawan berprestasi yang memiliki peralatan liputan radio, akses internet, serta mesin faks untuk berhubungan dengan Washington, DC.
Cara Melamar:
Silakan kirim resume dan cover letter Anda kepada Norman Goodman, Kepala VOA Indonesia via email di alamat ngoodman@voanews.com.
Imbalan:
Untuk setiap laporan yang diterima redaksi dan diudarakan VOA, stringer mendapat imbalan 50 dolar. Stringer TIDAK mendapatkan imbalan untuk laporan yang tidak diudarakan.

5. Pekerja Beasiswa

VOA Indonesia dan Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Amerika (PPIA) menawarkan kesempatan bekerja di VOA Indonesia selama enam bulan, melalui program Broadcasting Fellowship. Program ini mencakup biaya perjalanan PP, akomodasi, asuransi kesehatan, visa dan fiskal. Penawaran ini berlaku bagi lulusan baru di bidang jurnalisme dan penyiaran, dan bagi mereka dengan pengalaman kurang dari tiga tahun di bidang penyiaran atau media cetak. Program ini ditawarkan tiap tahun.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: